Pelayanan Maksimal Bukti Keberhasilan Perpustakaan
Ricki Hendriyana
(Mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan Universitas Diponegoro)
Pendahuluan
Perpustakaan merupakan lembaga non profit yang tujuannya adalah dapat memenuhi kebutuhan informasi penggunan serta sebagai sumber informasi. Perpustakaan yang memiliki keinginan untuk maju, berkembang dan unggul tentunya harus didukung dengan pelayanan secara maksimal. Kualitas layanan di Perpustakaan sangat penting, karena sifat yang menjual jasa dan bukan bisnis, seperti yang kita ketahui bahwa pelayanan di Perpustakaan dengan pelayanan di took-toko buku berbeda. Mungkin memang dari visi lembaga berbeda. Perpustkaan lembaga non profit, tetapi toko buku adalah sifatnya yang profit.
Kualitas layanan sangat penting di perpustakaan dari segi sarana maupun prasarana yang diberikan, pengguna dibuat lebih mudah dan nyaman ketika berada di dalam perpustakaan apalagi ketika memanfaatkan pada layanan-layanan yang ada.
Factor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna antara lain adalah:
1. Kemampuan perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan pengguna
2. struktur lembaga organisasi, penempatan staff serta petugas ataupun pustakawan itu sendiri agar dapat memenuhi pelayanan pengguna secara maksimal sesuai bidangnya.
3. Kualitas dari pustakawan dalam memenuhi pelayanan pengguna serta kinerjanya dalam bidang kepustakaan.
4. kebutuhan-kebutuhan yang terpenuhi sehingga pengguna akan merasa puas, walaupun diakui tak ada satu perpustakaan di dunia ini yang bisa memenuhi kebutuhan pengguna.
5. Kepribadiaan dalam pelayanan, yang memang utama dalam pemberian layanan sehingga ini merupakan factor utama. Misalnya dari senyum, sapa, dan salam.
Kebutuhan Pengguna yang Beragam
Perpustakaan memang berbeda dengan toko buku, karena perpustakaan menjual jasa tetapi toko-toko buku menjual barang, sehingga pelayanan toko buku sangat ramah, asik, dan nyaman. Tetapi staf perpustakaan ataupun pustakawan jangan sampai kalah dengan pelayanan yang disajikan oleh pelayan toko buku. Kebutuhan pengguna yang beragam sehingga petugas perpustakaan harus jeli melihat kebutuhan pengguna sehingga sasaran dari koleksi yang ada sesuai dengan kebutuhan pengguna. Maka dari itu kritik dan saran dari pengguna perpustakaan penting untuk bisa menilai kepuasan pengguna serta kebutuhan pengguna.
Pelayanan Perpustakaan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
1. Membantu
2. Meladeni/ mengurus yang diperlukan orang lain
3. mengindahkan (Memperhatikan, memperdulikan)
Sikap Pelayanan yang Baik di Perpustakaan
Melayani pengguna dengan baik dan maksimal tidak hanya berbekal teori tetapi juga dalam realnya, baik itu dari kajian bidangnya atau bahkan modal sikap kepribadian seseorang yang baik dalam setiap sikap dan tindakan dalam melayani pengguna.
Modal yang harus dimilki dalam melayani adalah
1. Mempunyai Kepribadian yang baik
a. Memiliki kemauan menolong orang lain
b. Rendah hati
c. Peka terhadap kebutuhan orang lain
d. Ramah.
e. Sabar
f. Komunikatif
g. Terbuka
h. Tekun
i. Teliti
2. Mempunyai dasar iman yang baik
Dasar iman memang penting am setiap tindakan dan ucapan kita. Sehingga iman yang baik tentunya mempunyai tingkat kepedulian social tinggi, pengertian, dedikasi, komitmen, dll.
3. mampu mendisiplinkan diri dan berpikir positif
orang yang professional tentunya bisa menempatkan dirinya dari mulai kedisiplinannya., jangan sampai kita menyuruh staf lain/ orang lain untuk disiplin tatapi kita sendiri belum disiplin. Maka dari itu mulai sekarang tanamkanlah nilai kedisiplinan. Pikiran positif terhadap pengguna, sesame rekan kerja ataupun atasan perlu kita kembangkan, sehingga dengan berpikir positif dapat menjadi kunci keberhasilandalam melakukan komunikasi dan sosialisasi terhadap orang lain.
4. Kompetensi Sosial
Pemikiran-pemikiran orang lain, perasaan, serta penderitaan orang lain. Empati sangat kita butuhkan ketika menghadapi pengguna yang sedang mempunyai masalah dan kebutuhan akan informasi
5. Mempunyai keinginan dan kesadaran dalam mengutamakan kepentingan pribadi.
Pustakawan harus Kreatif
Dalam melayani pengguna, pustakawan bisa menilai pangsa pasar yang sedang berkembang. Selain itu juga diharapkan bisa proaktif mengumpulkan, mempelajari dan mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan pengguna.
Menurut Joanne Marshall dalam artikel Syamsu Alam H, 11 kompetensi yang harus dimilki yang berkecimpung dalam dunia informasi sebagai berikut:
1. memiliki pengetahuan keahlian tentang kandungan sumber daya informasi, termasuk kemampuan mengevaluasi secara kritis dan menyaringnya
2. memiliki pengetahuan pokok khusus yang tepat bagi usaha organisasi atau klien
3. Mengembangkan dan mengelola layanan informasi yang efektif ongkos, aksesible, dan mudah dipadukan dengan panduan organisasi
4. memberikan penuntun dan dukungan bagi pengguna perpustakaan dan jasa informasi
5. Menilai kebutuhan informasi dan merancang serta memasarkan nilai tambah dan produk informasi untuk memenuhi keperluan yang diidentifikasikan.
6. menggunakan teknologi informasi tepat guna untuk membangun, mengorganisi serta menerangkan informasi
7. menggunakan pendekatan manajemen dan bisnis yang tepat untuk mengkomunikasikan peranan jasa informasi kepada manajemen senior
8. Kembangkan produk informasi khusus untuk dipakai di dalam maupun luar organisasi atau pelanggan individu
9. Mengevaluasi hasil penggunaan informasi dan melaksanakan penelitian berkaitan dengan pemecahan manajemen informasi
10. Menyempurnakan secara berkelanjutan jasa informasi untuk menjawab tantangan yang berubah
11. menjadi anggota tim manajemen senior yang efektif dan konsultan organisasi dalam isu informasi.
Kompetensi Pustakawan di Era Globalisasi
§ Kreatif, proaktif, dan percaya diri tinggi
§ Adanya kemauan untuk memperbaiki diri dan berubah
§ Jujur dan bermoral
§ Mudah bergaul dan siap bekerja sama dengan siapapun
§ Berkepribadian dan penampilan menarik
§ Tidak Gagap TI
§ Menguasai bahasa asing
§ Berpikir secara global, dll.
Melalui kompetensi diatas pelayanan oleh pustakawan pasti bisa lebih baik jika ditunjang dari aspek diatas. Sehingga pelayanan dapat lebih baik dan lebih maksimal.
Kesimpulan
Pelayanan Perpustakaan hendaknya dibarengi dengan kemampuan dari petugas perpustakaan/ pustakawan itu sendiri. Aspek-aspek yang terkait dengan kepustakaan hendaknya dimiliki oleh setiap petugas. Sikap pelayanan yang baik memacu terhadap kepuasan pengguna, sehingga pengguna lebih nyaman dan intensitas kunjungan pasti lebih sering. Kepribadian petugas perpustakaan dalam melayani pengguna dan peka terhadap kebutuhan pengguna menjadi kunci dalam keberhasilan layanan perpustakaan. Bisa memilih prioritas layanan. Tingkat kedisiplinan, kreatifitas, proaktif dan bisa membaca kebutuhan pengguna serta pelayanan diri seperti salam, sapa dan senyum sangat dibutuhkan oleh setiap petugas perpustakaan.
Untuk mengikuti perkembangan hendaknya pustakawan dituntut agar mempunyai kompetensi yang berhubungan dengan teknologi informasi, penguasaan bahasa, dll.
Daftar Pustaka
Wulandari, Dian. 2010. Sikap Melayani. Buletin Media Pustakawan.vol 17 No. 1 dan 2 Juni 2010. Jakarta: Pusat Pengembangan Pustakawan PNRI.
Sudarminingsih, Sri Poernomowati. 2010. Meningkatkan Kualitas Layanan Perpustakaan. Media Pustaka Ed.3 Juli – September 2010. Semarang: Badan Arsip dan perpustakaan pemprov Jateng.
Darmono. 2007. Peningkatan Citra dan Pengembangan Profesionalisme Pustakawan: oleh Pustakawan dan Untuk Pustakawan. Buletin Media Pustakawan.vol 14 No. 3 dan 4 Desember 2007. Jakarta: Pusat Pengembangan Pustakawan PNRI
Biodata Penulis
Nama : Ricki Hendriyana
Pekerjaan : Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Undip
E-mail : riheya89@gmail.com
No. Hp : 085759750414
Alamat : Jomblang RT. 05 RW.05 Genuk Perbalan XI/1, wr. Pojok Woro widayati semarang 50256
Tidak ada komentar:
Posting Komentar