Rabu, Desember 16, 2015

Gerakan Revolusi Mental

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyatakan lembaga pendidikan merupakan salah satu wadah untuk membangun revolusi mental yang sedang digelorakan di Tanah Air.Hal itu disampaikan Puan dalam acara deklarasi Gerakan Revolusi Mental yang diselenggarakan Kementerian Agama. Hadir dalam acara itu Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin dan pejabat terkait.Salah satu metode untuk mewujudkan revolusi Pancasila yang merupakan tujuan revolusi mental bangsa Indonesia adalah melalui dunia pendidikan, kata Puan di Jakarta, Selasa (15/5).Deklarasi Gerakan Revolusi Mental juga dihadiri ribuan orang yang merupakan pimpinan lembaga pendidikan agama, siswa-siswi madrasah dan pesantren dari seluruh Indonesia.Di hadapan ribuan orang, Puan mengatakan perjuangan membangun dan membentuk mental baru bangsa Indonesia yang memiliki semangat daya saing, integritas, etos kerja yang tinggi, dan mau bergotong royong, tidak mudah.Generasi silih berganti dan kita ingin memastikan generasi mendatang tidak kehilangan jati dirinya dengan menggelorakan Gerakan Revolusi Mental, ujar Puan.Puan menegaskan dunia pendidikan termasuk lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama seperti pondok pesantren, madrasah hingga perguruan tinggi harus memahami dan menjalankan Gerakan Revolusi Mental.Dalam dunia pendidikan menjadi tempat kita menyemai generasi pemimpin bangsa Indonesia kelak, ujar Puan.Tidak hanya itu, Puan mengatakan Kementerian Agama juga harus menggelorakan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari Gerakan Revolusi Mental.Dalam kesempatan itu, Puan meminta Menteri Agama untuk melakukan perbaikan-perbaikan terutama dalam hal pelayanan di kementerian yang dipimpinnya.Saya sudah minta ke Pak Lukman untuk melakukan perbaikan-perbaikan salah satunya meningkatkan pelayanan haji. Alhamdulillah tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan haji cukup puas meski masih harus ditingkatkan pada masa mendatang, tutur Puan.Sementara itu, Lukman mengatakan Kementerian Agama dituntut untuk menjalankan Gerakan Revolusi Mental yang berbasis nilai-nilai luhur beragama.Oleh karena itu, Lukman setuju bahwa dunia pendidikan menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Gerakan Revolusi Mental. Pendidikan menduduki posisi sentral, ujar Lukman.Lukman mengatakan, Gerakan Revolusi Mental momentum untuk meningkatkan daya saing bangsa. Ia pun menekankan lima nilai budaya kerja ke bawahannya, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan.Kita tidak boleh bermental minder dan inlander. Pejabat itu pelayan, bukan priyayi. Pejabat itu melayani bukan dilayani, ujar Lukman. [rok]

Selasa, Juni 09, 2015

LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI PEGAWAI NEGERI SIPIL (AKUNTABILITAS, NASIONALISME, ETIKA PUBLIK, KOMITMEN MUTU DAN ANTI KORUPSI)



LAPORAN AKTUALISASI
NILAI-NILAI DASAR PROFESI PEGAWAI NEGERI SIPIL
(AKUNTABILITAS, NASIONALISME, ETIKA PUBLIK, KOMITMEN MUTU, ANTI KORUPSI)


unduhan (1).jpg

Disusun oleh:
Ricki Hendriyana, A. Md.
NIP. 19890414 201501 1 001

Disusun sebagai Persyaratan Tugas Aktualisasi Diklat Prajabatan
Golongan II Angkatan I Tahun 2015
Di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia



BAB I
PENDAHULUAN
A.    PENDAHULUAN
Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah, pengertian tersebut sesuai dengan UU No.5 Tahun 2014. Pegawai ASN  melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas dan mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kompetensi yang dibangun dalam diklat prajabatan CPNS golongan II adalah kompetensi PNS sebagai pelayan publik yang diindikasikan dengan kemampuan mengaktualisasikan lima nilai dasar;
1.      Kemampuan mewujudkan akuntabilitas
2.      Kemampuan mengedepankan kepentingan nasional
3.      Kemampuan menjunjung tinggi standar etika publik
4.      Kemampuan berinovasi untuk peningkatan mutu
5.      Kemampuan untuk tidak korupsi
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara yang mempunyai kekayaan alam yang melimpah, keragaman budaya dan cita rasa, potensi sumber daya manusia, peluang pasar yang besar dan demokrasi yang relatif stabil. Dalam Mengelola keanekaragaman yang melimpah tersebut dibutuhkan Aparatur Sipil Negara yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme agar tetap terjaga.
Untuk dapat membentuk sosok ASN seperti tersebut di atas perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang mengarah kepada upaya peningkatan:
1.           Sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara dan tanah air;
2.           Kompetensi teknis, manajerial, dan/atau kepemimpinannya;
3.           Efisiensi, efektifitas dan kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan dengan semangat kerjasama dan tanggung jawab sesuai dengan lingkungan kerja dan organisasinya
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), ditetapkan bahwa salah satu jenis Diklat yang strategi untuk mewujudkan PNS sebagai bagian dari ASN menjadi profesional seperti tersebut diatas adalah diklat Prajabtan. Diklat ini dilaksanakan dalam rangka membentuk nilai-nilai dasar profesi PNS.
Struktur kurikulum Diklat Prajabatan CPNS Golongan II memiliki dua tahap pembelajaran yaitu:

1.      Tahap Internalisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS
2.      Tahap Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS
Kementerian Koordinator PMK bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta (BBPK Jakarta) mengadakan diklat prajabatan pola baru untuk CPNS golongan II dari tanggal 19 April hingga 26 Mei 2015. Peserta diklat prajabatan melaksanakan diklat dengan menggunakan sistem on-off campus. Pada saat on campus, peserta mendapatkan materi mengenai pemahaman nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA). Penjelasan nilai ANEKA sebagai Berikut:
1.         Akuntabilitas   : mencakup kepemimpinan, transparansi, integritas, tanggung jawab, keadilan, kepercayaan, keseimbangan, kejelasan dan konsistensi.
2.         Nasionalisme   : sesuai dengan butir-butir dalam Pancasila, ASN sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta sebagai perekat dan pemersatu bangsa, mencakup tenggang rasa, membangun rasa persaudaraan, solidaritas, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
3.         Etika Publik     : sopan santun, tata krama, melayani dengan hati, senyum, menjaga kerahasiaan data.
4.         Komitmen Mutu: Mencakup efektivitas, efisiensi dan inovasi.
5.         Anti Korupsi   : mencakup jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, tidak memanfaatkan BMN untuk keperluan pribadi, dan sederhana.

Jumat, April 10, 2015

Document Controller

Librarian

Information Services Senior Officer

   Job Vacancy
Information Services Senior Officer
 
 
Deskripsi Pekerjaan
·         Menangani pengembangan koleksi
·         Melakukan pengawasan terhadap kualitas pengelolaan koleksi
·         Mengawasi kegiatan katalogisasi
·         Membantu mengelola rubrik resensi buku
·         Membantu dalam pengelolaan perpustakaan dan sistem pendukungnya
·         Membuat tulisan berbasis riset kepustakaan untuk pedoman literature
·         Menangani kegiatan literasi informasi
 
Persyaratan
·         Minimal S1 di bidang Ilmu Perpustakaan, Ilmu Sosial, Manajemen Informasi
·         Memiliki pengalaman min. 5 tahun dibidang kepustakaan
·         Menguasai manajemen perpustakaan digital
·         Memiliki minat terhadap penulisan
·         Mampu berbahasa Inggris (korespondensi dan membaca)
·         Memiliki keahlian komunikasi yang baik
·         Wajib menyertakan portofolio
 
Bila Anda merasa terpanggil untuk memenuhi panggilan serta memenuhi seluruh kualifikasi ini, kami tunggu surat lamaran Anda selambatnya pada tanggal  20 April 2015  dan silahkan email ke : hiring@kompas.co.id
 
Terima kasih atas perhatian dan bantuannya.
 
Salam,
Sintha Ratnawati
Pusat Informasi Kompas
Jl Palmerah Selatan 22