Pendahuluan
Perpustakaan memang
berubah seiring dengan perkembangan jaman. Dari hal yang sederhana, misalnya
jenis koleksi, perubahan konsep, serta jaringan perpustakaan yang sangat
berbeda dengan jaman dahulu. Perpustakaan jangan sampai dibilang “kuno” ditambah
dengan identik pustakawan yang serem, cemberut, berkaca mata tebal, dll. Hal ini
sudah berbeda lagi. Dijaman sekarang perpustakaan harus mau merubah konsep yang
ada demi kemajuan perpustakaan itu sendiri.
Peranan pustakawan
sangat diperlukan dalam berbagai kegiatan perpustakaan. Seiring dengan
perkembangan jaman perpustakaan harus mampu menjadi professionalisme dan
kompetensinya agar mampu menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi.
Sumber-sumber
informasi bukan hanya buku, tetapi informasi-informasi lainnya dalam berbagai
media. Terutama terhadap ledakan informasi yang terdapat dalam dunia internet,
sehingga kemampuan pustakawan perlu ditingkatkan agar mampu menyesuaikan dengan
perkembangan jaman.
(sumber gambar: ilmuperpus.wordpress.com)
SARANA
PERPUSTAKAAN
Perpustakaan di
Indonesia pada umumnya memang masih sederhana, tetapi jangan salah banyak juga perpustakaan
yang maju dengan fasilitas yang disediakannya… misalnya Perpustakaan Nasional
sudah mempunyai Self Book Machine…,
layanan-layanan di perpustakaan lainnya pun cukup menarik. Diantaranya layanan
bermain anak, layanan remaja, layanan AV, layanan terbitan berkala, dll.
Peranan perpustakaan
dalam melayani kebutuhan pengguna tidak hanya terfokus pada buku dan buku saja,
tetapi sayap perpustakaan harus dikembangkan menjadi suatu wadah penghimpun
informasi terkini, teraktual. Perpustakaan merupakan wadah untuk menghimpun
kebutuhan informasi pengguna, sehingga layanan dan koleksinya beragam dan
teranyar. Tantangan baru timbul karena di jaman sekarang internet mempunyai
peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat. Hal ini
merupakan kesempatan dalam peranan perpustakaan untuk mewadahi informasi,
memfasilitasi guna kebutuhan pengguna.
Kemampuan Pustakawan
Menurut Joanne
Marshall dkk, dalam artikel Syamsu Alam H menjabarkan 11 kompetensi professional
yang harus dimilki oleh mereka yang berkecimpung dalam bidang informasi sebagai
berikut:
1.
Memiliki pengetahuan keahlian tentang kandungan sumber daya
informasi, termasuk kemampuan mengevaluasi secara kritis
2.
Memiliki pengetahuan pokok khusus yang tepat bagi usaha
organisasi
3.
Mengembangkan dan mengelola layanan informasi yang efektif,
aksesibel, dan mudah dipadukan
4.
Memberikan penuntun dan dukungan bagi pengguna perpustakaan
5.
Menilai kebutuhan informasi dan merancang serta memasarkan
nilai tambah dan produk informasi untuk memenuhi kebutuhan yang diidentifikasikan
6.
Menggunakan teknologi informasi tepat guna
7.
Menggunakan pendekatan manajemen dan bisnis
8.
Kembangkan produk informasi
9.
Mengevaluasi hasil penggunaan informasi
10.
Menyempurnakan secara kontinyu jasa informasi untuk menjawab
tantangan
11.
Menjadi anggota tim manajemen yang efektif.
Kemampuan
pustakawan di masa mendatang diharapkan mempunyai kemampuan:
1.
Menyajikan informasi dalam berbagai kemasan sesuai dengan
tuntutan pemakai
2.
Menyebarkan informasi terseleksi
3.
Analisa informasi
4.
Seleksi, konfigurasi, dan evaluasi sistem-sistem informasi
5.
Pengantar informasi kepada pemesan
6.
Rancangan dan pengembangan produk sistem informasi
7.
Penelusuran
8.
Pengembangan produk sistem informasi
9.
Pembuatan thesaurus dan indeks
Perpustakaan sebagai
pusat informasi mempunyai peranan dan fungsi yang penting. Untuk itu hendaknya
pustakawan harus produktif, promosi, kreatif dan berorientasi pada pengguna.
SUMBER:
Alam, Syamsu H. 2007. Artikel Peran Perpustakaan dalam Mencerdaskan Penggunanya Melalui Teknologi Informasi. Jakarta: Media Pustakawan
Darmono. 2007. artikel Citra dan pengembangan Profesionalisme Pustakawan: oleh Pustakawan dan untuk Pustakawan. Jakarta : Media Pustakawan.
bloggerborneo.com
kaskus.us
bloggerborneo.com
kaskus.us


Tidak ada komentar:
Posting Komentar