Selasa, Juni 09, 2015

LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI PEGAWAI NEGERI SIPIL (AKUNTABILITAS, NASIONALISME, ETIKA PUBLIK, KOMITMEN MUTU DAN ANTI KORUPSI)



LAPORAN AKTUALISASI
NILAI-NILAI DASAR PROFESI PEGAWAI NEGERI SIPIL
(AKUNTABILITAS, NASIONALISME, ETIKA PUBLIK, KOMITMEN MUTU, ANTI KORUPSI)


unduhan (1).jpg

Disusun oleh:
Ricki Hendriyana, A. Md.
NIP. 19890414 201501 1 001

Disusun sebagai Persyaratan Tugas Aktualisasi Diklat Prajabatan
Golongan II Angkatan I Tahun 2015
Di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia



BAB I
PENDAHULUAN
A.    PENDAHULUAN
Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah, pengertian tersebut sesuai dengan UU No.5 Tahun 2014. Pegawai ASN  melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas dan mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kompetensi yang dibangun dalam diklat prajabatan CPNS golongan II adalah kompetensi PNS sebagai pelayan publik yang diindikasikan dengan kemampuan mengaktualisasikan lima nilai dasar;
1.      Kemampuan mewujudkan akuntabilitas
2.      Kemampuan mengedepankan kepentingan nasional
3.      Kemampuan menjunjung tinggi standar etika publik
4.      Kemampuan berinovasi untuk peningkatan mutu
5.      Kemampuan untuk tidak korupsi
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara yang mempunyai kekayaan alam yang melimpah, keragaman budaya dan cita rasa, potensi sumber daya manusia, peluang pasar yang besar dan demokrasi yang relatif stabil. Dalam Mengelola keanekaragaman yang melimpah tersebut dibutuhkan Aparatur Sipil Negara yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme agar tetap terjaga.
Untuk dapat membentuk sosok ASN seperti tersebut di atas perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang mengarah kepada upaya peningkatan:
1.           Sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara dan tanah air;
2.           Kompetensi teknis, manajerial, dan/atau kepemimpinannya;
3.           Efisiensi, efektifitas dan kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan dengan semangat kerjasama dan tanggung jawab sesuai dengan lingkungan kerja dan organisasinya
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), ditetapkan bahwa salah satu jenis Diklat yang strategi untuk mewujudkan PNS sebagai bagian dari ASN menjadi profesional seperti tersebut diatas adalah diklat Prajabtan. Diklat ini dilaksanakan dalam rangka membentuk nilai-nilai dasar profesi PNS.
Struktur kurikulum Diklat Prajabatan CPNS Golongan II memiliki dua tahap pembelajaran yaitu:

1.      Tahap Internalisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS
2.      Tahap Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS
Kementerian Koordinator PMK bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta (BBPK Jakarta) mengadakan diklat prajabatan pola baru untuk CPNS golongan II dari tanggal 19 April hingga 26 Mei 2015. Peserta diklat prajabatan melaksanakan diklat dengan menggunakan sistem on-off campus. Pada saat on campus, peserta mendapatkan materi mengenai pemahaman nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA). Penjelasan nilai ANEKA sebagai Berikut:
1.         Akuntabilitas   : mencakup kepemimpinan, transparansi, integritas, tanggung jawab, keadilan, kepercayaan, keseimbangan, kejelasan dan konsistensi.
2.         Nasionalisme   : sesuai dengan butir-butir dalam Pancasila, ASN sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta sebagai perekat dan pemersatu bangsa, mencakup tenggang rasa, membangun rasa persaudaraan, solidaritas, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
3.         Etika Publik     : sopan santun, tata krama, melayani dengan hati, senyum, menjaga kerahasiaan data.
4.         Komitmen Mutu: Mencakup efektivitas, efisiensi dan inovasi.
5.         Anti Korupsi   : mencakup jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, tidak memanfaatkan BMN untuk keperluan pribadi, dan sederhana.
Sedangkan saat off campus, peserta diklat mengaktualisasikan nilai-nilai dasar yang didapat selama on campus. Sebelum melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar, peserta diklat prajabatan diwajibkan menyusun rancangan aktualisasi nilai-nilai dasar, dimana nilai-nilai yang sudah dipahami selama internalisasi di balai diklat (on campus) diimplementasikan pada kegiatan di tempat kerja (off campus) baik kegiatan yang berasal dari SKP, penugasan pimpinan maupun inisiatif pribadi peserta diklat.
B.     TUJUAN
1.      Agar peserta mampu memaknai nilia-nilai dasar yang terkandung dalam setiap pekerjaan yang dilakukan
2.      Agar peserta mampu memaknai kontribusi yang terkandung dalam setiap pekerjaan yang dilakukan terhadap visi dan misi organisasi
C.    Ruang Lingkup
Dalam aktualisasi ini ruang lingkupnya adalah lingkungan kerja saya sendiri, yaitu Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan Bagian Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Aktualisasi ini saya melakukan tugas-tugas yang diberikan oleh atasa saya maupun inisiatif saya sendiri.


















BAB II
PROFIL ORGANISASI

A.    PROFIL KEMENTERIAN KOORDINATOR PMK
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dipimpin oleh Menteri Koordinator.
Kementerian Koordinator PMK mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.
Dalam melaksanakan tugasnya, Kementerian Koordinator PMK menyelenggarakan fungsi:
a.       Koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan
b.      Pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan
c.       Koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
d.      Pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
e.       Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
f.       Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Presiden.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Kementerian Koordinator PMK mengkoordinasikan:
1.      Kementerian Agama
2.      Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
3.      Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
4.      Kementerian Kesehatan
5.      Kementerian Sosial
6.      Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
7.      Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
8.      Kementerian Pemuda dan Olahraga


B.   GAMBARAN UMUM TUGAS JABATAN PESERTA DIKLAT
Peserta Diklat dengan identitas Ricki Hendriyana, lahir di Kuningan, 14 April 1989, dengan pendidikan akhir Strata 1 jurusan Ilmu Perpustakaan, merupakan salah satu CPNS pada Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang PMK yang menduduki jabatan sebagai Penata Arsip Perpustakaan. Peserta Diklat ditempatkan di Satuan Kerja Biro Informasi dan Persidangan, Bagian Humas pada Subbagian Perpustakaan dan Dokumentasi.
Text Box: Sekretariat Kementerian KoordinatorTugas Pokok Jabatan sebagai Penata Arsip Perpustakaan adalah Menginput data koleksi perpustakaan, otomasi perpustakaan, dan klasifikasi bahan pustaka. Di bawah ini adalah gambaran struktur organisasi Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang PMK.





















 









Gambar 1.
Struktur Organisasi Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang PMK

 
 







No.
Sumber Kegiatan
Kegiatan
Tahapan Kegiatan
Output/hasil Kegiatan
Nilai-nilai Dasar
Kontribusi terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi
1
2
3
4
5
6
7
1
SKP
Menyiapkan bahan-bahan untuk  pelayanan sirkulasi
1. Pemustaka mencari sendiri atau dibantu oleh petugas perpustakaan
buku yang dibutuhkan ditemukan
Ketika pemustaka tidak bisa menemukan buku yang dicari, saya memberikan pelayanan perpustakaan untuk mencarikan buku yang mereka butuhkan secara ramah, sopan dan merupakan perwujudan dari nilai Etika Publik

Saya memberikan informasi yang dibutuhkan oleh peminjam dalam mencarikan buku yang mereka butuhkan secara benar dan tidak menyesatkan dalam memberikan informasi tersebut mengenai judul, pengarang, atau ssubyeknya dan perwujudan dari nilai Akuntabilitas
Menyiapkan bahan-bahan untuk pelayanan sirkulasi secara profesional, secara cepat, tepat, dan akurat, penuh tanggung jawab sehingga terwujudnya Indonesia yang sejahtera, maju, mandiri dan bermartabat.
Kejujuran,  kebersamaan,  dan Pelayanan Prima
2. Pemustaka datang ke meja sirkulasi dengan membawa koleksi dan kartu anggota perpustakaan
Buku diserahkan kepada petugas perpustakaan untuk diproses peminjamannya
Saya mengarahkan peminjam untuk diproses peminjaman bukunya ke meja sirkulasi tanpa diskriminatif, tidak memandang apakah itu staf, pejabat ataupun masyarakat umum. merupakan perwujudan nilai dasar ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa perwujudan dari nilai Nasionalisme
3. Petugas memproses peminjaman ke dalam sistem perpustakaan
Buku yang dipinjam terinput dalam database peminjaman
Dalam sirkulasi bahan pustaka, Saya memproses peminjaman secara jujur,  sesuai dengan  SOP yang telah ditetapkan dan merupakan perwujudan nilai Anti Korupsi

Saya memproses buku yang akan dipinjam secara cepat, tepat, dan efektif agar waktu tidak terbuang, dan merupakan perwujudan dari nilai Komitmen Mutu
4.  Petugas memberikan bukti peminjaman untuk ditandatangani oleh peminjam 
Bukti peminjaman yang telah ditandatanagni peminjam
Setelah buku yang dipinjam terinput dalam database perpustakaan, saya memberikan bukti peminjaman kepada peminjam sesuai dengan koleksi yang dipinjam tanpa memanipulasi data dan merupakan perwujudan dari nilai Anti Korupsi
5. Buku yang telah diproses peminjamannya diserahkan kembali kepada peminjam
Buku diserahkan kembali ke peminjam dan siap untuk dibawa pulang
Setelah proses selesai mulai dari input dan memberikan bukti peminjaman, saya menyerahkan kembali buku yang akan dipinjam oleh peminjam setelah data buku tersebut terinput kedalam sistem perpustakaan penuh dengan rasa tanggung jawab dan profesional dan merupakan perwujudan dari nilai Akuntablitas




6.  Petugas mengarsipkan bukti peminjaman kedalam bindeks peminjaman
Arsip peminjaman
Saya mengarsipkan bukti peminjaman penuh dengan ketelitian dan penuh kedisiplinan sesuai dengan peraturan dan ketika dibutuhkan dapat memudahkan untuk ditemukan dan merupakan perwujudan nilai Akuntabilitas


2
SKP
Input koleksi bahan pustaka pada sistem perpustakaan
1. Membuka database perpustakaan SLiMS (Senayan Library Management Systems)  
Database perpustakaan terbuka
Pada
perpustakaan.kemenkopmk.go.id
Sebelum menginput koleksi ke dalam database perpustakaan, terlebih dahulu harus membuka browser yang terkoneksi dengan internet,  penggunaan browser dan internet hanya untuk keperluan perpustakaan, tahapan ini merupakan perwujudan dari nilai Anti Korupsi,
Menginput koleksi bahan pustaka pada sistem perpustakaan untuk memudah pemustaka secara konsisten, dengan tanpa kesalahan dalam print label dan barcode demi tercapainya perpustakaan yang melayani masyarakat secara cepat guna mewujudkan visi organisasi yang menjadikan Indonesia yang sejahtera, mandiri.
Kegiatan ini memupuk nilai anti korupsi, kerja sama, saling menghargai.
2. Login pustakawan
Masuk pada sistem perpustakaan sebagai admin
Berlaku sebagai admin dalam seluruh input knten kegiatan perpustakaan harus bijak, tidak bersikap egois, bertanggung jawab terhadap konten yang akan ditampilan (Anti Korupsi)

Sebagai admin, saya juga harus menjaga kerahasiaan data (password) untuk login pada sistem perpustakaan,  (Etika Publik)
3.Menginput judul, pengarang, nomor klasifikasi, nomor panggil, dan sebagainya.
Koleksi bahan pustaka terinput dalam database perpustakaan
Dalam menginput koleksi bahan pustaka, saya  memperhatikan SOP yakni konsisten alur dari mulai input judul, pengarang, cover buku, sampai pada lampiran secara konsisten merupakan nilai Akuntabilitas

Dalam menginput koleksi saya bersikap efektif dan efisien dari segi waktu, dan pekerjaan (Komitmen Mutu)
4. Menginput  jumlah eksemplar
Jumlah eksemplar terinput
Setelah menginput judul sampai kepada lampiran, saya menginput koleksi dengan judul sama tapi jumlah eksemplar lebih dari satu, maka eksemplar ditambah sesuai dengan jumlah eksmplarnya secara jujur dan konsisten, tidak melebih-lebihkan ataupun mengurangi dari jumlah eksemplarnya, dan merupakan nilai Anti korupsi
5. Memberi identifikasi asal koleksi (pembelian atau hibah)
Koleksi bahan pustaka yang telah diidentifikasi berdasarkan hibah atau pembelian.
Dalam menginput bahan pustaka, koleksi perlu diidentifikasi berdasarkan asalnya (sumbernya) apakah itu berasal dari hibah/ sumbangan atau pembelian.  secara jujur, teliti, tidak salah menginput, dan bertanggung jawab terhadap seluruh input koleksi bahan pustaka, melalui identifikasi ini diharapkan (Akuntabilitas)
3
SKP
Menyiapkan bahan untuk kebutuhan perpustakaan
Berupa Label, barcode, sampul, sampai shelving bahan pustaka
Mencetak label dan barcode buku
Label dan barcode sesuai dengan bukunya
Setelah diinput judul dan jumlah eksemplarnya, kemudian dalam tahapan ini adalah mencetak label dan barcode dengan penuh  cermat dan hati-hati agar tidak terjadi kesalahan merupakan nilai dari Akuntabilitas
Menyiapkan bahan untuk kebutuhan perpustakaan penuh dengan tanggung jawab, membantu literatur dalam meningkatkan kebutuhan untuk kualitas aparatur.
Kegiatan ini memupuk nilai organisasi berupa tanggung jawab, pelayanan prima,
Menempelkan label dan barcode sesuai dengan bukunya
Label dan barcode tertempel sesuai dengan bukunya
Dalam tahapan ini, yaitu menempelkan label dan barcode, yang sebelumnya sudah dicetak, kemudian ditempel sesuai dengan bukunya, tidak tertukar antara label ataupun barcodenya, Kegiatan ini dilakukan dengan kerja sama dengan staf lainnya,  merupakan nilai dasar Nasionalisme

Penyampulan buku
Buku tersampul dengan rapi
Dalam tahapan kegiatan ini, setelah label dicetak dan ditempelkan sesuai dengan bukunya, maka selanjutnya adalah penyampulan. Setiap barang yang dipakai selalu menimbulkan kerusakan, sehingga perlu adanya tindakan preservasi, agar koleksi lebih awet melalui penyampulan buku untuk memberikan pelayanan komitmen bagi kepuasan pengguna dan merupakan wujud dari nilai Komitmen mutu
Shelving koleksi
Buku masuk ke dalam rak sesuai dengan nomor klasifikasinya 
Shelving buku (memasukan buku ke dalam rak) sesuai dengan penempatannya nomor klasifikasinya, secara teliti, agar memudahkan dalam temu kembali pencarian koleksi. Dalam tahapan ini teradap nilai Akuntabilitas

Melalui uji coba pembacaan barcode sebelum diletakkan pada rak dan disampul, buku yang telah ditempel barcode apakah sesuai atau tidak, sehingga tahapan ini perlu dilakukan, tujuannya adalah meningkatkan dan lebih mempercepat dalam pelayanan mutu pengguna perpustakaan, sehingga terjadi kepuasan dalam pelayanan sirkulasi,  merupakan perwujudan nilai Komitmen Mutu

4
SKP
Menyiapkan Kegiatan subbagian Perpustakaan dan Dokumentasi dalam rangka Launching Website Perpustakaan
1.Menerima disposisi dari atasan
Disposisi dari atasan
undangan akan dibuat dengan memperhatikan SOP yakni konsisten alur penyerahan konsep, revisi hingga konsep undangan yang disetujui atasan utuk diproses lebih lanjut secara konsisten merupakan perwujudan nilai Akuntabilitas
Melakukan kegiatan launching website perpustakaan dengan berkoordinasi demi terciptanya keterbukaan informasi, dan perpustakaan kemenko PMK bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakt merupakan wujud dari dukungan untuk pemerintah dalam meningkatkan mekanisme koordinasi kebijakan dan sinkronisi pelaksanaan kebijakan bidang kesejahteraan rakyat.
Inovasi, pelayanan prima, saling menghargai, kebersamaan.
Pembuatan undangan akan memperhatikan bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai perwujudan sila ke III Pancasila merupakan nilai dari rasa Nasionalisme



3.Mencari ruangan untuk pelaksanaan kegiatan
Ruangan
Kepastian ruangan yang akan digunakan, tidak digunakan pada pas pelaksaanaan dengan bekerjasama dengan bagian rumah tangga merupakan perwujudan nilai Nasionalisme
4. Mengirim surat undangan kepada para tamu undangan, secara langsung, email ataupun faks
Daftar ekspedisi undangan
Mengirim undangan saya memperhatikan efisien merupakan perwujudan nilai Komitmen Mutu



5.Berkoordinasi dengan bagian IT untuk memastikan alamat website perpustakaan
Mendapatkan nama website perpustakaan
Melakukan komunikasi dan memberi masukan untuk menentukan nama website perpustakaan merupakan wujud dari bentuk Komitmen Mutu

Saya berkoordinasi dengan bagian IT secara sopan, dan ramah (Etika Publik)






5
SKP
Otomasi Perpustakaan, Membantu dalam Pemindahan/ transfer data dari komputer ke server
1.  Berkoordinasi dengan bagian IT mengenai server yang akan digunakan
Server ditentukan
Berkoordinasi dengan bagian IT dalam menentukan server yang akan digunakan guna memenuhi kebutuhan perpustakaan, memberikan inovasi baru untuk pelayanan masyarakat ( Komitmen Mutu).

Berkoordinasi dengan bagian IT dalam menentukan server dalam menentukan server yang akan digunakan untuk memenuhi perpustakaan penuh dengan rasa tanggung jawab (Akuntabilitas)
Otomasi perpustakaan guna meningkatkan pelayanan yang cepat, mudah untuk menjadikan pelayanan prima guna meningkatkan kualitas dalam kesejahteraan rakyat.
Kegiatan ini memupuk nilai organisasi berupa kebersamaan, saling percaya, pelayanan prima, saling menghargai.
2.  Mencadangkan data sistem perpustakaan
Data perpustakaan
Saya mencadangkan data sistem perpustakaan secara mandiri, dikhawatirkan pada saat pemindahan terjadi hal yang dapat mengakibatkan hilangnya data, pencadangan data saya lakukan secara mandiri dan merupakan perwujudan nilai  (Anti Korupsi)
3. Membantu memindahkan/ transfer data dari komputer ke server yang telah disiapkan
Data masuk pada server
Saya membantu dalam pemindahan/ transfer data dari komputer ke server yang telah disiapkan bekerja sama dengan bagian IT secara bergotong royong demi terciptanya perpustakaan yang lebih maju melalui e-library, sesuai dengan butir dari sila ke lima yaitu mengembangkan sikap kekeluargaan dan gotong royong dan merupakan perwujudan nilai Nasionalisme

Dalam membantu memindahkan/ transfer data dari komputer ke server saya bersikap ramah, kerja sama dengan tim, bersikap sopan dan merupakan perwujudan nilai Etika Publik
4. Uji coba keberhasilan install pada server
Hasil install pada server
Uji coba  hasil install pada server penuh tanggung jawab sesuai dengan perintah atasan  merupakan perwujudan nilai Akuntabilitas
Tujuan dari otomasi perpustakaan merupakan bentuk kepedulian, salah satu bentuk pelayanan kepada pemustaka agar informasi yang dicari mudah didapat secara cepat, tepat, merupakan perwujudan dari nilai  Komitmen Mutu
dengan memberikan pelayanan yang jujur kepada pemustaka, bahwa pendaftaran kartu anggota perpustakaan tidak dikenakan biaya, merupakan bentuk perwujudan nilai Anti Korupsi
6
Inisiatif
Ganti tema/ template dan menambah alamat website beberapa perpustakaan ke dalam database perpustakaan.
1. Mendownload tema yang akan digunakan pada sistem aplikasi perpustakaan (SLiMS)
Tema terdownload
Saya mendownload tema/ template guna meningkatkan pelayanan dalam perpustakaan, agar tema lebih menarik, upaya perbaikan secara berkelanjutan dengan menerapkan ide yang kreatif, merupaka perwujudan nilai Komitmen Mutu
Mengganti tema/ template dan menambah link website perpustakaan untuk memberikan pelayanan prima kepada pengguna perpustakaan.
Kegiatan ini memupuk nilai organisasi berupa kebersamaan, saling percaya, pelayanan prima, inovasi.
Saya mendownload tema sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, proaktif dalamn pemenuhan kebutuhan pengguna perpustakaan dalam pelayanan publik, merupakan nilai dari Akuntabilitas
2. Memilih tema untuk sistem aplikasi perpustakaan (SLiMS)
Tema terpilih untuk digunakan pada aplikasi perpustakaan
Dalam memilih tema saya berkoordinasi, bermusyawarah dengan pimpinan mengenai tema yang akan digunakan pada sistem perpustakaan, penuh dengan tanggung jawab, saya berkomunikasi secara sopan dengan pimpinan dan merupakan perwujudan nilai Etika Publik
3. Menginput tema yang telah didownload untuk diterapkan pada sistem aplikasi perpustakaan
Menginput tema pada XAMPP aplikasi perpustakaan,
Dalam tahapan ini, saya menginput tema yang telah didownload dan telah didiskusikan terhadap pimpinan, saya bertanggung jawab terhadap apa yang telah saya kerjakan, dan berani menanggung akibatnya ketika sistem perpustakaan tidak berjalan. Nilai ini merupakan bentuk Anti Korupsi
Dalam tahapan ini saya tidak memaksakan kehendak, keputusan yang diambil harus dipertanggung jawabkan merupakan perwujudan nilai Etika Publik
Dalam menginput tema saya bersikap transparan, secara konsisten, mengambil langkah yang tepat, bersikap inovatif untuk kepentingan masyarakat merupakan nilai Akuntabilitas
4. Mengganti tema
Tema yang telah ditentukan dimasukan pada sistem
Mengganti tema yang telah diputuskan hasil dari koordinasi dengan pimpinan dan staf lainnya bentuk dari musyawarah yang dilandasi kebersamaan, dan merupakan butir dari sila ke empat dan merupakan perwujudan dari nilai Nasionalisme



5. Menambahkan link website perpustakaan kementerian-kementerian pada sysconfig .inc
Link website perpustakaan ditambahkan pada sysconfig.inc perpustakaan
Menambah link website perpustakaan K/L terkait agar pemustaka lebih dimudahkan dalam pencarian informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan bentuk perwujudan nilai Akuntabilitas





6.Ujicoba hasil tambahan link website
Mencoba hasil dari tambahan link website perpustakaan sudah bisa digunakan atau tidak
Mencoba hasil tambahan link, perpustakaan K/L Pnri, kemenkes, kemensos, kemenag, dan lain-lainnya secara kerja keras secara sungguh-sungguh penuh semangat, pantang menyerah ketika gagal dalam koding link website tersebut, dan merupakan perwujudan nilai Anti Korupsi





7.Melihat tampilan akhir setelah didownload dan ditambah link website perpustakaan kementerian/Lembaga lainnya
Tampilan akhir penggantian tema dan link website perpustakaan kementerian/lembaga terkait
Dengan tampilan baru, memberikan inovasi baru terhadap tampilan website perpustakaan yang lebih menarik. Perwujudan nilai Komitmen Mutu


7
Tugas tambahan
Pemberitahuan Keterlambatan Pengembalian Buku, dikirim melalui e-mail
1. Menerima disposisi dari atasan
Disposisi
Saya  menerima disposisi dari atasan mengenai tugas penuh dengan rasa tanggung jawab merupakan perwujudan nilai Akuntabilitas
Mengirim email kepada anggota perpustakaan yang terlambat mengembalikan buku, merupakan wujud dari transparansi dan memberikan pelayanan prima.
Kegiatan ini memupuk nilai organisasi berupa kebersamaa, saling percaya, pelayanan prima.
2.  Mencek daftar keterlambatan pada sistem perpustakaan, peminjam-peminjam yang belum mengembalikan buku
Daftar peminjam yang terlambat mengembalikan buku dalam sistem perpustakaan
Saya Mengecek daftar keterlambatan pada sistem perpustakaan SliMS secara akurat, agar data yang dibutuhkan sesuai secara teliti, dan lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini perwujudan dari nilai Komitmen Mutu.

3. Mencetak daftar keterlambatan peminjaman dan untuk diketahui atasan.
Daftar peminjam yang terlambat mengembalikan buku yang telah dicetak
Saya bersikap jujur, tidak membeda-bedakan peminjam, bertanggung jawab terhadap laporan hasil sirkulasi terkait pengembalian yang telat, dan saya bersikap adil, tidak bersikap diskriminatif, apakah peminjam tersebut pejabat ataupun staf, kegiatan ini merupakan perujudan dari nilai Anti Korupsi
saya melaksanakan tugas dengan cermat dan disiplin sesuai dengan UU No. 5 tahun 2014 tentang ASN pasal 5 ayat 2 butir , dan itu merupaka perwujudan dari nilai Etika Publik
4. Membuka e-mail perpustakaan@kemenkopmk.go.id
Saya mempergunakan email perpustakaan sesuai dengan fungsinya. Saya tidak menggunaka email perpustakaan untuk kepentingan pribadi, nilai yang terdapat dalam tahapan ini adalah Anti Korupsi




5. Mengirim e-mail kepada peminjam yang terlambat mengembalikan buku.
E-mail keterlambatan pengembalian buku kepada para peminjam yang terlambat terkirim.
Saya mengirim email keterlambatan pengembalian buku kepada email para peminjam secara sopan, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, agar tidak menyinggung peminjam, dalam tahapan ini perwujudannya adalah nilai Nasionalisme





6. Menyampaikan kepada atasan hasil dari pengiriman e-mail.
Memberikan laporan kepada atasan
Dalam tahapan kegiatanini, saya menyampaikan hasil dari mengirim email kepada anggota yang terlambat mengembalikan buku, saya memberikan laporan secara lisan kepada atasan secara sopan dan merupakan perwujudan nilai Etika Publik




























































































































































KEGIATAN 1
Kegiatan
: Menyiapkan bahan-bahan untuk pelayanan sirkulasi
Tanggal
: 
Daftar Lampiran

Kegiatan ini dilakukan pada tanggal mei  2015. Kegiatan ini bersumber dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yaitu menyiapkan bahan-bahan untuk pelayanan sirkulasi, ketika pemustaka kesulitan dalam mencari buku sesuai dengan yang dibutuhkannya, maka saya memberikan pelayanan untuk mencarikan buku sesuai dengan kebutuhannya secara ramah dan sopan, bersikap melayani dengan sepenuh hati untuk memberikan pelayanan prima  (Etika Publik)
Saya juga memberikan informasi secara tepat, sesuai dengan kebutuhannya, tidak memberikan informasi yang lambat, informasi yang diberikan benar dan tidak menyesatkan dalam memberikan informasi (Akuntabilitas).

Setelah buku ditemukan, kemudian anggota perpustakaan menyerahkan bukunya untuk diproses peminjamannya, dalam tahap ini saya tidak bersikap diskriminatif, tidak memandang status, ras, kedudukan. Saya bersikap untuk memberikan hak yang sama kepada setiap anggota perpustakaan (Nasionalisme)

Petugas memproses peminjaman kedalam sistem perpustakaan, dalam tahapan ini saya memproses sirkulasi peminjaman secara jujur, sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, tidak menambah ataupun mengurangi jumlah pinjaman, tidak memanipulasi data (Anti Korupsi).

Setelah diproses untuk peminjamannya, petugas mencetak dan memberikan bukti peminjaman untuk ditandatangani oleh peminjam, tahapan ini merupakan nilai transparansi terhadap peminjaman oleh anggota sesuai dengan jumlah peminjamannya. (Anti Korupsi)

Buku yang telah diproses peminjamannya kemudian diserahkan kembali kepada peminjam, dalam berkomunikasi dengan peminjam saya lakukan secara ramah, sopan, memberikan pelayanan yang prima, secara cepat, efektif dan efisien, dengan orientasi terhadap mutu pelayanan (Komitmen Mutu)

Setelah proses dilakukan, saya mengarsipkan dokumen peminjaman penuh dengan ketelitian dan kedisiplinan sesuai dengan ketentuan, dengan tujuan agar memudahkan kembali dalam pencarian ketika dibutuhkan (Akuntabilitas)

Dalam kegiatan menyiapkan bahan-bahan untuk pelayanan sirkulasi secara profesional, secara cepat, tepat, dan akurat, penuh dengan rasa tanggung jawab, sehingga terwujudnya Indonesia yang sejahtera, maju, mandiri dan bermartabat. Sesuai dengan nilai-nilai organisasi Kementerian Koordinastor Bidang Kesejahteraan Rakyat.

LAMPIRAN KEGIATAN 1
No
OUTPUT
1.


1.

1.







6.png








KEGIATAN 2
Kegiatan
: Input koleksi bahan pustaka pada sistem perpustakaan
Tanggal
: 
Daftar Lampiran

Kegiatan ini berdasarakan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), dalam menginput koleksi bahan pustaka pada sistem perpustakaan, saya memperhatikan SOP, sebelum menginput koleksi ke dalam database perpustakaan, terlebih dahulu harus membuka browser yang terkoneksi dengan internet, penggunaan internet untuk keperluan perpustakaan (Anti Korupsi)

Sebagai admin dalam seluruh input konten perpustakaan, saya bersikap bijak, tidak egois, dan bertanggung jawab terhadap konten yang ditampilkan. (Anti Korupsi)
Selain itu juga harus menjaga kerahasiaan (password) untuk login perpustakaan (Etika Publik)

Tahapan menginput koleksi mulai dari judul, nomor klasifikasi, pengarang, dan sebagainya saya memperhatikan SOP yakni konsisten mulai dari input judul, pengarang, samapaikan pada lampiran secara konsisten (Akuntabilitas), Dalam menginput koleksi saya bersikap efektif dan efisien (Komitmen Mutu)

Setelah menginput judul sampai pada lampiran, jumlah eksemplar untuk dikasih barcode. Jumlah eksemplar yang saya input sesuai dengan sebenarnya, tidak melebih-lebihkan ataupun mengurangi (Anti Korupsi)

Bahan pustaka juga perlu diidentifikasi ketika input, sumbernya dari pengadaan atau hibah/sumbangan, pencatatan pada adatabse saya lakukan secara jujur, penuh dengan tanggung jawab (Akuntabilitas)


alur yang benar mulai dari judul, pengarang, sampai pada cover buku dan lampiran secara konsisten (Akuntabilitas)

Kegiatan Input koleksi bahan pustaka pada sistem perpustakaan merupakan kegiatan inti dari sub bagian Perpustakaa, dalam menginput koleksi bahan pustaka agar memudahkan dalm pencarian/ temu kembali informasi secara konsisten demi terciptanya pelayanan yang prima, terdapat katalog online yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat menunjang nilai-nilai organisasi yaitu kreativitas, inovasi, dan pelayanan prima.

LAMPIRAN KEGIATAN 2
No
OUTPUT
1.
1.png
1.

2.png
1.3



5.png

4.png





KEGIATAN 3
Kegiatan
: Menyiapkan bahan untuk kebutuhan perpustakaan berupa label, barcode, sampul, sampai shelving bahan pustaka
Tanggal
: 
Daftar Lampiran

Kegiatan ini berasal dari sasaran kinerja pegawai (SKP) yaitu menyiapkan untuk kelengkapan perpustakaan, mulai dari label, barcode, sampul. Setelah  diinput judul dan jumlah eksemplarnya, kemudian dalam  tahapan ini adalah mencetak label dan barcode dengan penuh  cermat dan hati-hati agar tidak terjadi kesalahan sehingga tidak perlu mencetak ulang (Akuntabilitas)

Setelah label dan barcode dicetak, kemudian menempelkan label dan barcode sesuai dengan bukunya, tidak tertukar antara label atapun barcodenya, tahapan kegiatan ini secara bekerja sama (Nasionalisme)

Setelah menempelkan barcode kemudian buku disampul dengan rapi, tujuan dari penyampulan buku merupakan upaya untuk preservasi bahan pustaka agara koleksi lebih awet, dengan memberikan pelayanan komitmen bagi kepuasan pengguna karena lebih rapi juga (Komitmen Mutu)

Shelving buku (penjajaran dalam rak) sesuai dengan klasifikasinya secara berurutan, tertata rapi, dan secara teliti agar memudhkan dalam temu kembali pencarian koleksi (Akuntabilitas)

Menyiapkan bahan untuk kebutuhan perpustakaan dengan penuh rasa tanggung jawab, membantu literasi informasi dalam meningkatkan kebutuhan pemakai menunjang dari nilai organisasi yaitu dalam memberikan pelayanan prima.



LAMPIRAN KEGIATAN 3
No
OUTPUT
1.1
20150507_093640_resized.jpg
20150518_145608_resized.jpg

1.2
20150522_101032_resized.jpg
1.3
20150511_100444_resized.jpg
20150511_100657_resized.jpg
20150522_101626_resized.jpg


20150507_073615_resized.jpg

20150507_073559_resized.jpg



KEGIATAN 4
Kegiatan
: Menyiapkan kegiatan subbagian perpustakaan dan dokumentasi dalam rangka launching website perpustakaan
Tanggal
: 
Daftar Lampiran

Kegiatan dalam menyiapkan subbagian Perpustakaan dan Dokumentasi dalam rangka launching website perpustakaan, tahapan pertama saya diberikan disposisi oleh atasan untuk membantu dalam pembuatan surat, dalam membuat surat saya  memperhatikan dari mulai konsep sampai kepada surat yang sudah final untuk ditandatangani pimpinan, untuk diproses lebih lanjut secara konsisten (Akuntabilitas)

Dalam membuat undangan, kami memperhatikan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (Nasionalisme)

Setelah konsep surat undangan, saya juga menerima perintah dari atasan untuk mencari ruangan untuk pelaksanaan kegiatan launching, saya mencari ruangan kepada bagian rumah tangga untuk pelaksaannya tanggal 15 Mei 2015 pukul 14.00 wib dengan jumlah peserta 50, sehingga ruangan yang dipesan harus yang besar, saya bekerjasama dan berkoordinasi dengan bagian rumah tangga (Nasionalisme)

Setelah undangan kami buat, dan ruangan yang tersedia, maka undangan siap dikirim, dan kami mengirim undangan secara langsung kami antar, melalui faks atau melalui email. Dalam mengirim undangan saya harus bersikap efieisn (Komitmen Mutu)

Tahapan selanjutnya adalah berkoordinasi dengan bagian IT untuk memastikan alamat website yang akan digunakan, melakukan komunikasi kepada bagian IT untuk menjadikan dan memberikan pelayanan terhadap pengguna secara lebih baik lagi (Komitmen Mutu)
Dalam berkoordinasi dengan bagian IT saya bersikap sopan, ramah (Etika Publik)

Kegiatan menyiapkan dalam sub bagian perpustakaan dan dokumentasi dalam rangka launching website perpustakaan dengan berkoordinasi, demi terciptanya keterbukaan informasi yang bisa diakses oleh semua lapisan mendukung pemerintah dalam memberikan pelayanan prima, kreatifitas dan inovasi.


LAMPIRAN KEGIATAN 4
No
OUTPUT
1.1
20150506_103925_resized.jpg
1.2
FB_IMG_1432265561781_resized.jpg
1.3

20150513_145503_resized.jpg

20150511_095957_resized.jpg



KEGIATAN 5
Kegiatan
: Otomasi perpustakaan, membantu dalam pemindahan/ transfer data dari komputer ke server
Tanggal
: 
Daftar Lampiran

Kegiatan ini berdasarkan sasaran kinerja pegawai, yaitu otomasi perpustakaan. Dalam tahapan ini saya berkoordinasi dengan bagian IT mengenai server yang akan digunakan, guna memenuhi kebutuhan perpustkaan, memberikan inovasi baru untuk pelayanan masyarakat (Komitmen Mutu)
Berkoordinasi dengan bagian IT dalam menentukan server dalam menetukan server yang akan digunakan untuk memenuhi perpustakaan penuh dengan rasa tanggung jawab (Akuntabilitas)

Sebelum dipindahkan, saya harus mencadangkan terlebih dahulu data perpustakaan secara mandiri, inisiatif, dikhawatirkan pada saat pemindahan terjadi kegagalan dalam instalasi sehingga data hilang sebagian atau bahkan seluruhnya, pencadangan dilakukan secara mandiri (Anti Korupsi)

Setelah dicadangkan datanya, maka tahapan selanjutnya adalah transfer data dari komputer ke server yang telah disiapkan, tahapan ini dilakukan secara bekerjasama, bergotong royong demi terciptanya website perpustakaan Kemenko PMK (Nasionalisme)

Dalam membantu transfer data dari komputer ke server saya bersikap ramah (Etika Publik)

Setelah ditransfer dan diinstall maka tahapan selanjutnya adalah uji coba publish, uji coba website perpustakaan dilakukan sesuai dengan perintah atasan (Komitmen)
Tujuan dari otomasi perpustakaan merupakan bentuk kepedulian, salah satu bentuk pelayanan kepada pemustaka agar memudahkan dalam temu kembali informasi/ koleksi yang dibutuhkan secara cepat, tepat (Komitmen Mutu)

Otomasi perpustakaan merupakan kegiatan dalam meningkatkan pelayanan yang lebih cepat, mudah. Sehingga terciptanya untuk mendukung pelayanan prima.


LAMPIRAN KEGIATAN 5
No
OUTPUT
1.1
Screenshot_2015-05-11-21-11-08_resized.png
1.2
7.png
1.3
IMG-20150511-WA0021_resized.jpg

9.png

KEGIATAN 6
Kegiatan
: Ganti tema/ template dan menambah dan menambah alamat website beberapa perpustakaan ke dalam database perpustakaan
Tanggal
: 
Daftar Lampiran

Kegiatan ini berdasarkan inisiatif sendiri, yaitu mengganti tema, menambhakan link beberapa perpustakaan ke dalam database. Saya mendownload tema yang akan digunakan pada SLiMS yaitu siftware perpustakaan dengan tujuan agar tema lebih menarik, upaya berkelanjutan dengan menerapkan ide yang kreatif (Komitmen Mutu)
Saya mendownload tema sesuai dengan type dan spesifikasi yang telah ditentukan, saya bersikap proaktif dalam pemenuhan kebutuhan pengguna perpustakaan dalam bentuk pelayanan publik (Akuntabilitas)

Dalam memilih tema untuk sistem aplikasi perpustakaan SLiMS saya berkoordinasi, bermusyawarah dengan pimpinan menegnai tema yang telah didownload dan akan digunakan pada sistem perpustakaan penuh dengan rasa tanggung jawab, berkomunikasi terhadap pimpinan secara sopan dan ramah (Etika Publik)

Setelah berkoordinasi dengan pimpinan mengnai tema yang akan digunakan saya menginput tema pada sistem aplikasi, dalam tahapan ini saya bertanggung jawab terhadap apa yang telah dikerjakan, saya juga berani terhadap tindakan mulai dari mengganti tema, saya melakukan secara mandiri dengan tujuan agar mutu pelayanan perpustakaan dapat lebih baik lagi. (Anti Korupsi)
Dalam tahapan ini saya tidak memaksakan kehendak, keputusan yang diambil dapat dipertanggung jawabkan, mengambil langkah yang tepat untuk memberikan pelayanan prima (Akuntabilitas)

Setelah tema terinput dan diganti kemudian muncul tema yang baru, tahapan selanjutnya adalah menambahkan link website perpustakaan kementerian-kementerian pada sysconfig.inc.php perpustakaan, dengan bertujuan agarpemustaka lebih dimudahkan dalam pencarian informasi, ketika buku yang dicari belum terdapat di Perpusakaan Kemenko PMK, dapat mencari di perpustakaan yang sudah di linkan (Akuntabilitas)

Setelah ditambahkan link beberapa perpustakaan, tahapan selanjutnya adalah uji coba keberhasilan, saya mencoba hasil tambahan link pada template , diantaranya link perpustakaan/ kementerian/lembaganya adalah Kemenko PMK, PNRI, Kemenkes, Kemensoso, Kemenag, dan lainnya secara kerja keras, dan saya melakukannya secara mandiri, pantang menyerah ketika gagal dalam koding link tersebut (Anti Korupsi)

Tahapan akhir adalah melihat tampilan akhir setelah didownload dan ditambah link website, dengan tampilan baru, memberikan inovasi baru terhadap tampilan website yang lebih menarik (Komitmen Mutu)

Kegiatan inisiatif ini adalah mengganti tema/ template dan menambah alamat website beberapa perpustakaan ke dalam database perpustakaan, dalam kegiatan ini adalah memberikan inovasi, kreatifitas, untuk memberikan pelayanan prima kepada pengguna, sehingga tampilan lebih menarik, tidak bosan, mendukung untuk visi misi organisasi, dengan nilai-nilai yang didukung adalah, kreatifitas, inovasi dan pelayanan prima.

LAMPIRAN KEGIATAN 1
No
OUTPUT

10.png

11.png

12.png
1.1
15.png
13.png
14.png



1.2

1.3


16.png

KEGIATAN 7
Kegiatan
: Pemberitahuan Keterlambatan Pengembalian buku, dikirim melalui e-mail
Tanggal
: 
Daftar Lampiran

Kegiatan ini berasal dari tugas tambahan, tugas yang diberikan oleh atasan, saya menerima disposisi dari atasan mengenai tugas penuh dengan rasa tanggung jawab (Akuntabilitas)

Setelah mendapat disposisi dari atasan, saya mengecek daftar keterlambatan pada sistem perpustakaan SLiMS secara teliti agar data yang dibutuhkan sesuai, secara efektif dan efisien (Komitmen Mutu)

Tahapan selanjutnya adalah mencetak daftar keterlambatan anggota yang terlambat mengembalikan buku, saya bersikap jujur, tidak membeda-bedakan peminjam, bertanggung jawab terhadap laporan hasil sirkulasi terkait pengembalian yang telat, saya juga bersikap adil, tidak membedakan dari segi jabatan (Anti Korupsi)
dalam mencetak daftar keterlambatan, saya melaksanakan tugas dengan cermat dan disiplin sesuai dengan UU No. 5 tahun 2014 tentang ASN pasal 5 ayat 2 (Etika Publik)

Membuka e-mail perpustakaan@kemenkopmk.go.id, dalam mempergunakan emailnya sesuai dengan fungsi. Saya tidak menggunakan email perpustakaan@kemenkopmk.go.id untuk kepentingan pribadi (Anti Korupsi)

Dalam mengirim e-mail keterlambatan pengembalian buku kepada para anggota secara sopan, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (Nasionalisme)

Setelah proses mengirimkan email kepada anggota perpustakaan yang terlambat mengembalikan buku, saya menyampaikan laporan kepada atasan secara rapah, menggunakan kata-kata sopan (Etika Publik)

Mengirim email kepada anggota perpustakaan yang terlambat mengembalikan buku, merupakan wujud dari transparansi dan memberikan pelayanan prima guna mendukung program organisasi melalui pelayanan prima.



LAMPIRAN KEGIATAN 7
No
OUTPUT
1.1
20150522_102458_resized.jpg
1.2
17.png

1.3
20150522_114828_resized.jpg

18.png


19.png




BAB IV
PENUTUP
1.    Kesimpulan

Rancangan aktualisasi yang berisi rancangan kegiatan yang akan dilakukan di unit kerja dapat digunakan oleh peserta diklat dalam mengaktualisasikan nilai-nilai dasar akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi. Rancangan aktualisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja peserta diklat dalam menjalankan tugas dan fungsi instansi tempat kerja.

























Daftar Pustaka

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Pegawai Negeri Sipil. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Akuntabilitas. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Nasionalisme. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Etika Publik. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Komitmen Mutu. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Anti Korupsi. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.







PERBANDINGAN KEGIATAN PADA RANCANGAN AKTUALISASI DAN HASIL AKTUALISASI
No
Rancangan Kegiatan
Aktualisasi Kegiatan
Realisasi
Hambatan
Keterangan
1
Menyiapkan bahan-bahan untuk pelayanan sirkulasi
Menyiapkan bahan-bahan untuk pelayanan sirkulasi
Kegaiatan dan tahapan antara Rancangan kegiatan dan aktualisasi kegiatan sama.
-
-
2
Input koleksi bahan pustaka pada sistem perpustakaan
Input koleksi bahan pustaka pada sistem perpustakaan
Kegaiatan dan tahapan antara Rancangan kegiatan dan aktualisasi kegiatan sama.
-
-
3
Menyiapkan bahan untuk kebutuhan perpustakaan berupa label, barcode, sampul, sampai shelving bahan pustaka
Menyiapkan bahan untuk kebutuhan perpustakaan berupa label, barcode, sampul, sampai shelving bahan pustaka
Kegaiatan dan tahapan antara Rancangan kegiatan dan aktualisasi kegiatan sama.
-
-
4
Menyiapkan kegiatan subbagian perpustakaan dan dokumentasi dalam rangka launching website perpustakaan
Menyiapkan kegiatan subbagian perpustakaan dan dokumentasi dalam rangka launching website perpustakaan
Kegaiatan dan tahapan antara Rancangan kegiatan dan aktualisasi kegiatan sama.
-
-
5
Otomasi perpustakaan, membantu dalam pemindahan/ transfer data dari komputer ke server
Otomasi perpustakaan, membantu dalam pemindahan/ transfer data dari komputer ke server
Kegaiatan dan tahapan antara Rancangan kegiatan dan aktualisasi kegiatan sama.
-
-
6
Ganti tema/ template menambah alamat website beberapa perpustakaan ke dalam database perpustakaan
Ganti tema/ template menambah alamat website beberapa perpustakaan ke dalam database perpustakaan
Kegaiatan dan tahapan antara Rancangan kegiatan dan aktualisasi kegiatan sama.
-
-
7
Inventarisasi bahan pustaka
Pemberitahuan keterlambatan pengembalian buku, dikirim melalui e-mail
Kegiatan tambahan
-
-
















BAB V
PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
1.      Diklat Prajabatan golongan II angkatan I Tahun 2015 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta dari tanggal 19 April 2015 sampai 27 Mei 2015. Peserta berasal dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian  PAN RB, Kementerian Pariwisata dan Pemkab Kepulauan Anambas.
2.       Tujuan diklat prajabatan golongan II yaitu meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta  membentuk PNS yang profesional, berintegritas dan akuntabel
3.       Peserta diklat prajabatan  mendapatkan internalisasi pemahaman mengenai nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Komitmen Mutu, Etika Publik, dan Anti Korupsi (ANEKA) serta pada saat off campus peserta mengaktualisasikan nilai-nilai dasar tersebut dalam kegiatan ditempat kerja masing-masing.
4.       Saya sebagai peserta diklat melaksanakan aktualisasi selama 12 hari kerja sejak tanggal 6 Mei 2015 hingga 22 Mei 2015 di Biro Informasi dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Manusia dan Kebudayaan.
5.       Dari 7 kegiatan yang saya rancang dalam rancangan aktualisasi, terdapat 1 perubahan yaitu berupa tugas tambahan dari atasan.
6.      Kegiatan yang saya aktualisasikan secara tidak langsung berkontribusi terhadap visi misi organisasi
5.2 SARAN
1.      Sebaikanya peserta diklat memanfaatkan aktualisasi untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki masing-masing individu
2.       Untuk lembaga diklat dihimbau selalu mengkonsultasikan kegiatan dengan pimpinan, baik itu mentor maupun coach




Tidak ada komentar: