DESAIN PERPUSTAKAAN TZU CHI PRIMARY SCHOOL
PANTAI INDAH KAPUK JAKARTA
Oleh: Ricki Hendriyana
Email :
ricki.hendriyana@yahoo.co.id
Arus informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat, menjadikan
perpustakaan sebagai salah satu tempat untuk menghimpun dan menyebarkan
informasi tersebut kepada pengguna. Bagi sebagian besar masyarakat,
perpustakaan merupakan bagian dari kebutuhan
yang harus dipenuhi dalam kehidupannya, terutama
masyarakat, pelajar, mahasiswa dan kelompok-kelompok tertentu lainnya.
Keberadaan dan pemberdayaan perpustakaan sudah menjadi komitmen pemerintah,
bahwa perpustakaan diharapkan dapat berfungsi menjadi fasilitas pembelajaran
bagi masyarakat yang sesuai dengan pencanangan gerakan pemberdayaan
perpustakaan di masyarakat, program tersebut melalui program pengembangan
perpustakaan dan budaya baca dengan kegiatan pengembangan minat dan pembinaan
perpustakaan, pengembangan minat dan kebiasaan membaca, pengembangan program
dan kajian perpustakaan.
Perpustakaan sebagaimana yang ada dan berkembang sekarang telah
dipergunakan sebagai salah satu pusat informasi, sumber ilmu pengetahuan,
penelitian, rekreasi, pelestarian khasanah budaya bangsa, serta memberikan
berbagai layanan jasa lainnya (Sutarno, 2006:1). Perpustakaan bukan hanya
sebagai tempat menyimpan buku, tetapi perpustakaan dapat berfungsi sebagai
salah satu pusat informasi.
Kenyamanan
ruang perpustakaan merupakan faktor penting bagi setiap
penggunanya. Peran pustakawan dalam
pemilihan peralatan yang digunakan dalam setiap aksen di perpustakaan menjadi
hal utama, demi kenyamana bersama. Kenyamanan pemustaka dan pustakawan sehingga
merasa betah berlama-lama di perpustakaan.
PENGERTIAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH
Perpustakaan
sekolah adalah perpustakaan yang berada pada satuan pendidikan formal di
lingkungan pendidikan dasar dan menengah (sekolah dan madrasah) yang merupakan
bagian integral dari kegiatan sekolah yang bersangkutan dan merupakan pusat
sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang
bersangkutan.
Pemberdayaan
perpustakaan dan pustakawan dalam paradigma baru harus disesuaikan dan
ditingkatkan seiring dengan perubahan tuntutan pengguna, yaitu akses informasi
secara lebih luas, cepat dan tepat. Perpustakaan saat ini dituntut mampu
berubah mengikuti perubahan sosial pemakainya.
PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN
Ada
dua hal utama yang diperhatikan dalam memberdayakan perpustakaan sebagai upaya
meningkatkan layanan perpustakaan berorientasi pengguna berbasis teknologi,
yaitu:
1. Ditinjau
dari segi sarana dan prasarananya termasuk gedung dan lokasi
2. Ditinjau
dari segi SDM yang mengelola perpustakaan tersebut.
KONSEP PERPUSTAKAAN SD TZU CHI
PANTAI INDAH KAPUK
1. Sistem
Layanan
Menurut
Neufert ada 2 sistem pola perpustakaan yaitu:
a. Sistem
pola terbuka
Sistem pola terbuka
yaitu sistem yang menggunakan penyimpanan buku secara ‘tumpukan terbuka’
dilengkapi dengan ruang baca di dekatnya dan bukan diantara rak-rak. Bentuk ini
banyak dijumpai di Amerika Serikat.
b. Sistem
akses tertutup
Sistem akses tertutup
yaitu dimana si pembaca tidak dapat mengambil buku sendiri melainkan harus
melalui petugas dan buku dicari melalui katalog yang tersedia.
Sistem layanan yang
diterapkan di Perpustakaan Tzu Chi Primary School adalah sistem terbuka, yang
memungkinkan pengguna dapat secara langsung memilih koleksi yang diinginkannya.
Sistem
layanan di Perpustakaan Tzu Chi Pantai Indah kapuk memilih dengan sistem
layanan terbuka. Pengunjung dapat dengan bebas memilih atau mencari buku yang
ingin dibacanya tanpa bantuan atau bantuan oleh pustakawan (petugas perpustakaan). Kelemahan dari
layanan ini adalah buku mudah rusak, dicuri/diambil orang atau susah ditemukan.
2. Jenis
Layanan
a. Layanan
Sirkulasi
Perpustakaan SD Tzu Chi
menyediakan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka. Setiap anggota, hanya
diperbolehkan meminjam 1 eksemplar dengan masa peminjaman 1 minggu.
Keterlambatan pengembalian hanya akan ditegur dan diberi peringatan.
b. Layanan
Referensi
Perpustakaan Sd Tzu Chi
menyediakan koleksi-koleksi referensi, seperti Kamus, Ensiklopedia, dll.
c. Layanan
AV
Perpustakaan SD Tzu Chi
PIK juga menyediakan koleksi-koleksi AV seperti kaset, cd, dll. Tersedia pula 8
komputer untuk digunakan oleh pemustaka.
d.
Discussion
Room
Perpustakaan SD Tzu Chi
menyediakan ruangan khusus untuk pemustaka dalam berdiskusi, agar tidak
mengganggu pemustaka lainnya.
Ruang diskusi
Perpustakaan SD Tzu Chi PIK
Ruang diskusi
Perpustakaan SD Tzu Chi PIK
PENEMPATAN RAK BUKU
Untuk menempatkan rak-rak buku
dalam ruang perpustakaan, pustakawan harus memperhatikan luas ruang, banyak
furnitur, letak jendela dan pintu.
Jumlah
koleksi yang ada di perpustakaan Tzu Chi Primary School sekitar 3800 eksemplar,
terdiri dari berbagai jenis. Diantaranya ada buku, ensiklopedia, kamus, dll.
SISTEM
PENCAHAYAAN
Pencahayaan menjadi salah satu
unsur utama dalam menciptakan suasana nyaman dalam ruang. Sumber pencahayaan
dapat berasal dari cahaya alami ataupun cahaya buatan. Menurut Suptandar (1999:
217), terang cahaya suatu penerangan ditentukan oleh faktor-faktor:
1. Kondisi
ruang (tertutup atau terbuka)
2. Letak
penempatan lampu
3. Jenis
dan daya lampu
4. Jenis
permukaan benda-benda dalam ruang (memantulkan atau menyerap)
5. Warna-warna
dinding (gelap atau terang)
6. Udara
dalam ruang (asap rokok dan sebagainya)
7. Pola
diagram dari tiap lampu
SIRKULASI UDARA
Dalam
sebuah ruangan, seharusnya terjadi pertukaran udara agar tidak terasa pengap. Faktor
dari ventilasi, atau penempatan jendela pada dinding di perpustakaan termasuk
AC (air conditioner).
Ukuran
ruang perpustakaan adalah 512 m2.
Ruang Baca
Ruang
baca merupakan faktor penting dalam sebuah perpustakaan, terdapat 4 dimensi
psikologis yang timbul dalam sebuah ruang yaitu:
1. Kepemilikan
2. Pesonalisasi
ruang
3. Tingkat
privasi ruang
4. Kontrol
atas ruang
Keempat
dimensi psikologis tersebut menjadi panduan bagi pustakawan dalam mendesain
ruang perpustakaan dimana mereka bekerja.
Kemampuan Pustakawan
Menurut Joanne
Marshall dkk, dalam artikel Syamsu Alam H menjabarkan 11 kompetensi
professional yang harus dimilki oleh mereka yang berkecimpung dalam bidang
informasi sebagai berikut:
1. Memiliki pengetahuan keahlian tentang
kandungan sumber daya informasi, termasuk kemampuan mengevaluasi secara kritis
2. Memiliki pengetahuan pokok khusus yang
tepat bagi usaha organisasi
3. Mengembangkan dan mengelola layanan
informasi yang efektif, aksesibel, dan mudah dipadukan
4. Memberikan penuntun dan dukungan bagi
pengguna perpustakaan
5. Menilai kebutuhan informasi dan merancang
serta memasarkan nilai tambah dan produk informasi untuk memenuhi kebutuhan
yang diidentifikasikan
6. Menggunakan teknologi informasi tepat guna
7. Menggunakan pendekatan manajemen dan bisnis
8. Kembangkan produk informasi
9. Mengevaluasi hasil penggunaan informasi
10. Menyempurnakan secara kontinyu jasa informasi untuk menjawab
tantangan
11. Menjadi anggota tim manajemen yang efektif.
Kemampuan pustakawan
di masa mendatang diharapkan mempunyai kemampuan:
1. Menyajikan informasi dalam berbagai kemasan
sesuai dengan tuntutan pemakai
2. Menyebarkan informasi terseleksi
3. Analisa informasi
4. Seleksi, konfigurasi, dan evaluasi sistem-sistem
informasi
5. Pengantar informasi kepada pemesan
6. Rancangan dan pengembangan produk sistem
informasi
7. Penelusuran
8. Pengembangan produk sistem informasi
9. Pembuatan thesaurus dan indeks
Beberapa
foto ruangan perpustakaan Tzu Chi Primary School
Daftar
Pustaka
Neufert,
Ernst, 1993. Data Arsitek, Jakarta:
penerbit Erlangga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar