Senin, Mei 05, 2014

DESAIN PERPUSTAKAAN TZU CHI PRIMARY SCHOOL PANTAI INDAH KAPUK JAKARTA

DESAIN PERPUSTAKAAN TZU CHI PRIMARY SCHOOL
PANTAI INDAH KAPUK JAKARTA
Oleh: Ricki Hendriyana
Email : ricki.hendriyana@yahoo.co.id
Arus informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat, menjadikan perpustakaan sebagai salah satu tempat untuk menghimpun dan menyebarkan informasi tersebut kepada pengguna. Bagi sebagian besar masyarakat, perpustakaan merupakan bagian dari  kebutuhan  yang  harus dipenuhi dalam kehidupannya, terutama masyarakat, pelajar, mahasiswa dan kelompok-kelompok tertentu lainnya. Keberadaan dan pemberdayaan perpustakaan sudah menjadi komitmen pemerintah, bahwa perpustakaan diharapkan dapat berfungsi menjadi fasilitas pembelajaran bagi masyarakat yang sesuai dengan pencanangan gerakan pemberdayaan perpustakaan di masyarakat, program tersebut melalui program pengembangan perpustakaan dan budaya baca dengan kegiatan pengembangan minat dan pembinaan perpustakaan, pengembangan minat dan kebiasaan membaca, pengembangan program dan kajian perpustakaan.
Perpustakaan sebagaimana yang ada dan berkembang sekarang telah dipergunakan sebagai salah satu pusat informasi, sumber ilmu pengetahuan, penelitian, rekreasi, pelestarian khasanah budaya bangsa, serta memberikan berbagai layanan jasa lainnya (Sutarno, 2006:1). Perpustakaan bukan hanya
sebagai tempat menyimpan buku, tetapi perpustakaan dapat berfungsi sebagai salah satu pusat informasi.

Kenyamanan  ruang  perpustakaan  merupakan faktor penting bagi setiap penggunanya.  Peran pustakawan dalam pemilihan peralatan yang digunakan dalam setiap aksen di perpustakaan menjadi hal utama, demi kenyamana bersama. Kenyamanan pemustaka dan pustakawan sehingga merasa betah berlama-lama di perpustakaan.
PENGERTIAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH
Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang berada pada satuan pendidikan formal di lingkungan pendidikan dasar dan menengah (sekolah dan madrasah) yang merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah yang bersangkutan dan merupakan pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan.
Pemberdayaan perpustakaan dan pustakawan  dalam  paradigma baru harus disesuaikan dan ditingkatkan seiring dengan perubahan tuntutan pengguna, yaitu akses informasi secara lebih luas, cepat dan tepat. Perpustakaan saat ini dituntut mampu berubah mengikuti perubahan sosial pemakainya.


PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN
Ada dua hal utama yang diperhatikan dalam memberdayakan perpustakaan sebagai upaya meningkatkan layanan perpustakaan berorientasi pengguna berbasis teknologi, yaitu:
1.      Ditinjau dari segi sarana dan prasarananya termasuk gedung dan lokasi
2.      Ditinjau dari segi SDM yang mengelola perpustakaan tersebut.
KONSEP PERPUSTAKAAN SD TZU CHI PANTAI INDAH KAPUK
1.      Sistem Layanan
Menurut Neufert ada 2 sistem pola perpustakaan yaitu:
a.       Sistem pola terbuka
Sistem pola terbuka yaitu sistem yang menggunakan penyimpanan buku secara ‘tumpukan terbuka’ dilengkapi dengan ruang baca di dekatnya dan bukan diantara rak-rak. Bentuk ini banyak dijumpai di Amerika Serikat.
b.      Sistem akses tertutup
Sistem akses tertutup yaitu dimana si pembaca tidak dapat mengambil buku sendiri melainkan harus melalui petugas dan buku dicari melalui katalog yang tersedia.
Sistem layanan yang diterapkan di Perpustakaan Tzu Chi Primary School adalah sistem terbuka, yang memungkinkan pengguna dapat secara langsung memilih koleksi yang diinginkannya.

Sistem layanan di Perpustakaan Tzu Chi Pantai Indah kapuk memilih dengan sistem layanan terbuka. Pengunjung dapat dengan bebas memilih atau mencari buku yang ingin dibacanya tanpa bantuan atau bantuan oleh pustakawan  (petugas perpustakaan). Kelemahan dari layanan ini adalah buku mudah rusak, dicuri/diambil orang atau susah ditemukan.

2.      Jenis Layanan
a.       Layanan Sirkulasi
Perpustakaan SD Tzu Chi menyediakan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka. Setiap anggota, hanya diperbolehkan meminjam 1 eksemplar dengan masa peminjaman 1 minggu. Keterlambatan pengembalian hanya akan ditegur dan diberi peringatan.
b.      Layanan Referensi
Perpustakaan Sd Tzu Chi menyediakan koleksi-koleksi referensi, seperti Kamus, Ensiklopedia, dll.

c.       Layanan AV
Perpustakaan SD Tzu Chi PIK juga menyediakan koleksi-koleksi AV seperti kaset, cd, dll. Tersedia pula 8 komputer untuk digunakan oleh pemustaka.
d.      Discussion Room
Perpustakaan SD Tzu Chi menyediakan ruangan khusus untuk pemustaka dalam berdiskusi, agar tidak mengganggu pemustaka lainnya.

Ruang diskusi Perpustakaan SD Tzu Chi PIK


Ruang diskusi Perpustakaan SD Tzu Chi PIK


PENEMPATAN RAK BUKU
Untuk menempatkan rak-rak buku dalam ruang perpustakaan, pustakawan harus memperhatikan luas ruang, banyak furnitur, letak jendela dan pintu.
Jumlah koleksi yang ada di perpustakaan Tzu Chi Primary School sekitar 3800 eksemplar, terdiri dari berbagai jenis. Diantaranya ada buku, ensiklopedia, kamus, dll.


  


SISTEM PENCAHAYAAN

Pencahayaan menjadi salah satu unsur utama dalam menciptakan suasana nyaman dalam ruang. Sumber pencahayaan dapat berasal dari cahaya alami ataupun cahaya buatan. Menurut Suptandar (1999: 217), terang cahaya suatu penerangan ditentukan oleh faktor-faktor:
1.      Kondisi ruang (tertutup atau terbuka)
2.      Letak penempatan lampu
3.      Jenis dan daya lampu
4.      Jenis permukaan benda-benda dalam ruang (memantulkan atau menyerap)
5.      Warna-warna dinding (gelap atau terang)
6.      Udara dalam ruang (asap rokok dan sebagainya)
7.      Pola diagram dari tiap lampu



SIRKULASI UDARA
Dalam sebuah ruangan, seharusnya terjadi pertukaran udara agar tidak terasa pengap. Faktor dari ventilasi, atau penempatan jendela pada dinding di perpustakaan termasuk AC (air conditioner).
Ukuran ruang perpustakaan adalah 512 m2.
Ruang Baca
Ruang baca merupakan faktor penting dalam sebuah perpustakaan, terdapat 4 dimensi psikologis yang timbul dalam sebuah ruang yaitu:
1.      Kepemilikan
2.      Pesonalisasi ruang
3.      Tingkat privasi ruang
4.      Kontrol atas ruang
Keempat dimensi psikologis tersebut menjadi panduan bagi pustakawan dalam mendesain ruang perpustakaan dimana mereka bekerja.

Kemampuan Pustakawan
Menurut Joanne Marshall dkk, dalam artikel Syamsu Alam H menjabarkan 11 kompetensi professional yang harus dimilki oleh mereka yang berkecimpung dalam bidang informasi sebagai berikut:
1.     Memiliki pengetahuan keahlian tentang kandungan sumber daya informasi, termasuk kemampuan mengevaluasi secara kritis
2.     Memiliki pengetahuan pokok khusus yang tepat bagi usaha organisasi
3.     Mengembangkan dan mengelola layanan informasi yang efektif, aksesibel, dan mudah dipadukan
4.     Memberikan penuntun dan dukungan bagi pengguna perpustakaan
5.     Menilai kebutuhan informasi dan merancang serta memasarkan nilai tambah dan produk informasi untuk memenuhi kebutuhan yang diidentifikasikan
6.     Menggunakan teknologi informasi tepat guna
7.     Menggunakan pendekatan manajemen dan bisnis
8.     Kembangkan produk informasi
9.     Mengevaluasi hasil penggunaan informasi
10.  Menyempurnakan secara kontinyu jasa informasi untuk menjawab tantangan
11.  Menjadi anggota tim manajemen  yang efektif.


Kemampuan pustakawan di masa mendatang diharapkan mempunyai kemampuan:
1.    Menyajikan informasi dalam berbagai kemasan sesuai dengan tuntutan pemakai
2.    Menyebarkan informasi terseleksi
3.    Analisa informasi
4.    Seleksi, konfigurasi, dan evaluasi sistem-sistem informasi
5.    Pengantar informasi kepada pemesan
6.    Rancangan dan pengembangan produk sistem informasi
7.    Penelusuran
8.    Pengembangan produk sistem informasi
9.    Pembuatan thesaurus dan indeks

Beberapa foto ruangan perpustakaan Tzu Chi Primary School

      



       

  
  




Daftar Pustaka
Neufert, Ernst, 1993. Data Arsitek, Jakarta: penerbit Erlangga.


































Tidak ada komentar: